Iwan Banaran: Mimpi Seorang Blogger

Tak berlebihan rasanya ngasih acungan dua jempol buat Brother yang sartu ini. Kendati pembawaan dan tampangnya kalem serta gak macem-macem, tapi opini dan nalarnya cukup liar untuk membuat sebuah karya tulis di blog nya.

Meski liar, etika dalam tulisannya tetap dikedepankan. Jadi gak asal jeplak, tapi berdasarkan fakta yang dicampur sedikit opini hasil analisa dan olah data yang didapat.

Pria kelahiran Surabaya, 22 November 1978 ini mengaku demen banget sama yang namanya dunia otomotif khususnya roda dua. Karena itulah, sejak tiga tahun lalu pria yang punya nama beken Iwan Banaran ini membuat blog sebagai wadah untuk memuntahkan segala uneg-uneg dan membagi informasi kepada pembacanya.

“Ngeblog sebenernya cuma buat numpahin uneg-uneg, tapi lama-lama kok banyak informasi bermanfaat yang bisa di-sharing ke orang lain. Akhirnya semakin fokus nulis masalah roda dua di blog gw,” aku penunggang Yamaha Byson berkelir biru ini.

“Jujur, awalnya gw gak nyangka akan punya pembaca sebanyak ini dan blog punya kekuatan dan pengaruh yang luar biasa. Makanya gw terus belajar dan konsisten menulis dengan hati, tanpa intervensi dari siapa pun.”

Yang luar biasa nih, Bro.. Dia punya mimpi yang luar biasa besar. Kelak dia bisa punya media online besar di Indonesia. Mantapss…!!

“Gw punya mimpi kelak suatu saat bisa menjadi media online besar yang punya ciri khas tersendiri. Mulai dari konten hingga gaya bahasanya yang tak terlalu formal alias bahasa blog sehari-hari yang santai namun tepat sasaran.”

Sebagai seorang blogger otomotif roda dua yang sudah punya pembaca setia, tentunya dia punya pandangan tersendiri tentang sebuah produk. Dan bisa jadi, dari hasil penerawangannya pada produk tersebut jadi alsan jatuhnya pilihan kepada produk yang jadi tunggangannya sehari-hari.

“Sebelum pakai Byson, gw pake motor dari brand lain. Karena menurut gw motor dari brand itu mewakili karakter gw dan motor impian gw. Tapi saat Byson nongol, gw langsung jatuh hati sama desainnya. Moge banget desainnya,” jelasnya bangga.

“Impresi pertama, desain Byson yang turunan moge itu yang bikin gw langsung niat boyong tuh motor. Lekuk desainnya bener-bener moge look, generasi mogenya FZ, Bro… Mungkin kalau gw punya duit banyak mah gw gak bakal beli Byson, tapi beli FZ8, tapi duitnya cuma cukup beli Byson,” katanya sambil tertawa..

Pokoknya, lanjut Iwan, dengan harga Rp 20 jutaan, dia sudah bisa menunggangi motor 150 cc tapi rasa moge. Selain itu, kata dia, ban tubeless yang lebar, setang baplang, garpu besar dan desain keren dari sononya, membuat pemilik Byson tak perlu banyak keluar uang lagi untuk memodifikasinya.

“Udah gak perlu keluar duit banyak buat modif ini-itu. Sudah keren dari sononya Bro,” imbuhnya.

Well.. Keep writing and make your dreams come true, bro…  





   Share
This entry was posted in Narsis and tagged , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Iwan Banaran: Mimpi Seorang Blogger

  1. Pingback: Ketika Yamaholigan mengulas profile IWB…. « Iwanbanaran – All about Motorcycles

  2. kalvin says:

    ahaaaa 
    om iwan 
    kereeeeennn
    style tulisannya 
    keren 
    artikel yang isinya informatif dan non informatif tetep sama2 enak dibaca 

    sukses om……

  3. wiwi says:

    pancen joz gandoz kang iwan ki…

  4. wiwi says:

    weleh… aku dewek sing komeng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>