Bro en Sis sekalian, boleh dikatakan tim Ring of Fire Adventure adalah orang pertama yang merasakan sensasi berkendara dengan motor jawara Reli Dakar, Tenere XT660Z yang didatangkan langsung oleh Yamaha Indonesia ke negeri tercinta ini.
Ya, Yamaha secara khusus mendatangkan 5 unit motor penjelajah gurun pasir ini untuk mendukung perjalanan eksplorasi keindahan, kekayaan alam dan ragam budaya Indonesia untuk ditunjukkan kepada dunia.
Gak cuma Tenere aja lhoo yang jadi tunggangan tim Ring of Fire Stage 2 ini. Yamaha juga mendukung tim Ring of Fire dengan 3 unit Scorpio Z yang sudah dimodifikasi di bagian kaki-kakinya.
Pengen tahu apa kata mereka yang jadi orang pertama menjajal Tenere XT660Z yang didatangkan langsung oleh Yamaha? Yuk, kita simak penuturan tim ROF.
“Anda bisa bayangkan kekuatan motor penjelajah padang pasir yang pernah 7 kali membawa perelinya menjuarai ajang Ralli Dakar ini. Motor ini sangat stabil, powerful dan bahkan sanggup berlari lebih dari 200 kpj di atas hamparan pasir. Sungguh luar biasa,” kata Youk Tanzil, tim leader ROF.
“Saya pernah coba melewati jalan Jakarta saat dini hari di Jl. HR Rasuna Said. Sedikit bukaan gas, angka 120 kpj sungguh mudah didapat. Tapi anehnya saya merasa motor ini tak berlari sekencang angka itu. Apa benar motor ini sudah ngebut 120 kpj? Akhirnya saya buka visor helm saya dan seketika muka saya seperti ditampar angin, mirip iklan komeng naik Jupiter MX. Dan berarti motor itu memang benar berlari 120 kpj,” tambah Youk.
Wahh, gak kebayang yah. Lari 120 kpj tapi berasa santai banget dan itu berarti Tenere akan terasa nyaman dibawa lari di atas 120 kpj. Weleehh.. weleehh…
Berbeda dengan Youk Tanzil, pengalaman putera Youk yang juga salah satu tim utama ROF punya cerita lain. Sebelum tim memulai perjalanannya pada 8 April nanti, tim sudah menjajal motor ini ke beberapa lokasi di Jakarta dan Bogor.
“Pastinya sangat berat bobotnya. Tapi anehnya, saat terjatuh motor ini sangat mudah diangkat untuk berdiri kembali. Center of gravity nya sungguh luar biasa. Berbeda dengan motor sebelumnya walau hanya 250cc. Meski lebih ringan, tapi lumayan butuh usaha,” kata Giovanni Tanzil.
“Kami melakukan latihan dan adaptasi motor ini ke sirkuit off road Pondok Cabe, ke Gunung Batu dan Gunung Halimun. Motor ini memang berat tapi menyenangkan. Pastinya nanti harus membutuhkan tenaga yang lebih banyak karena bobotnya jauh dari motor sebelumnya di ROF stage pertama,” tambah Giovanni.
Itu kata penunggang Tenere XT660Z, lantas bagaimana kata gadis cantik yang akan menunggangi Yamaha Scorpio 225, Chintara Diva Tanzil?
“Scorpio asik banget. Tenaganya sudah pasti besar untuk ukuran cewek seperti saya. Tapi motor ini lebih asik dari motor yang biasa saya tunggangi yang 150 cc dari brand berbeda. Soalnya posisi jok lebih rendah ke tanah, jadi saat berhenti kaki saya bisa dengan mudah menapak ke tanah untuk menahan motor,” ungkap gadis berusia 23 tahun ini.
Wah, jadi gak sabar pengen lihat hasil jepretan dan rekaman video tim ROF nih. Pasti keren abieess dehh..



